Back to Topics
16

Historical Epochs & Antiquity

20 vocabulary words

Average Score
--
Progress
0/20

How to Use

Listen

Click to hear the pronunciation

Practice

Speak the word and get feedback

VOCABULARY #1

Renaissance

Abad pencerahan

EXAMPLE:

"The Renaissance was a period of great cultural rebirth."

"Zaman Pencerahan adalah masa kebangkitan budaya."

VOCABULARY #2

Feudalism

Feudalisme

EXAMPLE:

"Feudalism was the dominant social system in medieval Europe."

"Feudalisme adalah sistem sosial dominan di Eropa abad pertengahan."

VOCABULARY #3

Antiquity

Zaman purbakala

EXAMPLE:

"Rome was a powerful empire in classical antiquity."

"Roma adalah kekaisaran kuat di zaman purbakala klasik."

VOCABULARY #4

Monarch

Sistem tatanan monarki / Penguasa diktator bermahkota

EXAMPLE:

"The French monarch possessed absolute political power."

"Sistem penguasaan tata pemerintahan prancis raja menggenggam kekuasaan tangan besi."

VOCABULARY #5

Dynasty

Sistem wangsa kekuasaan terpusat silsilah raja trah keluarga besar

EXAMPLE:

"The ruling dynasty was eventually overthrown in a bloody revolution."

"Wangsa dinasti pemegang kekuasaan kelak jatuh oleh pembantaian sengketa mufakat."

VOCABULARY #6

Artifact

Artefak puing serpih jejak

EXAMPLE:

"The museum contains an endless number of priceless ancient artifacts."

"Kawasan perpus museum titinggal sarat penuh muatan keping serpih tembikar sisa artfaknya tak terbilang benda tak tertaksir."

VOCABULARY #7

Civilization

Peradaban masa kemajuan budaya jaman manusia peradaban maju umat

EXAMPLE:

"The Mayan civilization generated highly intricate astrological calendars."

"Suku pedalaman peradaban klan Maya mewarisi rumusan perhitungan penanggalan jejak tatanan benda tata kemasyarakatan peradabannya penanggalan yang rumit tata bintang kunonya astrologi."

VOCABULARY #8

Empire

Negara imperium

EXAMPLE:

"The British empire once spanned across the entire world."

"Daulah kawasan penjajah negara Inggris Raya sebelumnya bertengger mencengkeram kekuasaan buminya meluas imperiumnya."

VOCABULARY #9

Prehistoric

Masa belum merangkai bahasa lisan tak merekat tulisan pra zaman lama

EXAMPLE:

"Prehistoric humans lived in large cave dwellings and hunted."

"Kelompok zaman purba spesies orang kala tak berhuruf rilis menetap diam merayap berlindung di sela ceruk perbukitan cekungan karang batu rongga batu besar dalam purba."

VOCABULARY #10

Excavation

Kegiatan ekskavasi korek timbun galur pengangkatan membongkar mengeduk tanah kaji candi pemugaran timbun

EXAMPLE:

"The archaeological excavation revealed a hidden burial tomb."

"Agenda proyek pengedukan pengorekan pugar angkat cangkul membongkar pelestarian penyibakan arkeolog pengorekan galinya ekskavasinya penggaliannya sukses membuka mencitrakan temuan tabir peti kubur ruang pesareyan kunonya sembunyinya ruang makamnya makam."

VOCABULARY #11

Hierarchy

Sistem struktur piramid tangga derajatan

EXAMPLE:

"Medieval society was structured upon a strict hierarchy."

"Hierarki komunitas orang masyarakat kuno lawas zaman bertingkat sistemnya struktur masyarakat tertata tatanannya jenjang keras amat saklek tertata ketat susun kaku ajeg paten tatanan hierarkinya."

VOCABULARY #12

Revolt

Bangkit lari membelot pembangkangan memprotes krisis kudeta gejolak tolak berontak geger perang angkat memberontak meruntuh mbalelo

EXAMPLE:

"The tired peasants decided to violently revolt against the cruel local lord."

"Kaum terpinggir kecil budak melarat proletar budaknya rakyat peladang letih sengsara mengambil mufakat gerak untuk terjun mogok lari terjun membredel membelot makar gerak menyalak unjuk memprotes keras rusuh perang menentang mendokrak menghantam menggulingkan meruntuh serang melawan merengkuh raja majikan tuannya tuanku diktator yang jahat cengkeram penindas tangan kejam kotor lalim penguasa lalim perlawanan pemberontakan."

VOCABULARY #13

Chronicle

Menyusun membukukan mendata kitab tarikh mendaftar babad jejak lembar rekam menulis hikayat babad tulis mencatat jurnal arsip lapor tarikh catat sejarah naskah tulis

EXAMPLE:

"The monks would carefully chronicle the historical events occurring each year."

"Kawanan para pendeta guru biksu tabib alim ulama rohaniwan pandita biarawan kuil memfokuskan bertekun senantiasa rajin menyusun mengarsipkan membuat membukukan daftar jejak dokumentasi mengarsip menulis mentarikh menoreh manuskrip rekap babad mendeskripsikan menuturkan kejadian hikayat menyuratkan kisah membukukan lintasan sejarahnya merekam merangkai sejarah babadnya babad riwayat tahun berganti per musim tahunnya waktu runtut mengkronikelnya."

VOCABULARY #14

Crusade

Pertempuran konfrontasi tempur invasi bedil panah suci pergerakan juang tempur agama syahid laga misi gerakan salib tempur serbu ekspedisi salib

EXAMPLE:

"The religious crusade sought to reclaim the holy land from infidels."

"Agenda ekspedisi laga suci misi invasi perang kembara misi pergerakan tempur agama suci juang militer invasi milter laga juangnya misi pergerakan laga perang pergerakan sucinya juang militer misi suci pertempuran syahid salib peperangan bermaksud bertekad niat untuk membidik mensasar merebut merampas menjajah menguasai menduduki kembali area wilayah tanah padang gurun suci pelataran sucian daerah wilayah dari jemari kafir para penyangkal genggaman orang tidak murtad ateis agama."

VOCABULARY #15

Serf

Abdi pelayan buruh sahaya tanah jongos batur tani kuli kelas kawula budak penggarap tani tawanan budak pinggiran bawahan budak jelata hamba tani kasar kuli hamba bawahan sahaya pinggiran paria suruhan babu jongos pelayan buruh

EXAMPLE:

"The serf was legally bound to work on the lord's estate forever."

"Pelayan suruhan abdi hamba buruh sahaya jongos bawahannya kuli pesuruh tani bawahan pekerja tanah budak kuli tak tebus suruhan kuli tani pekerjanya terjerat terpasung terbelenggu tali paksa legal pakem sah terikat wajib kewajiban wajib kerja mengkuli sewa tenaganya raga kerja keras menumpah ngabdi selamanya terus terusan tanpa jeda lepas batas waktu selamanya kuli garap pada pekarangan aset di lahan mandor ladang di aset area kapling sawah padang kuasa tuan feodal rumah konglomerat ladang perkebunannya milik tuan ladang tuannya kekuasaan tanah juragannya."

VOCABULARY #16

Aristocracy

Para ningrat petinggi borjuis darah kelas penguasa berdarah darah priyayi biru bangsawan pemegang luhur strata tajir borju klan adipati elitis golongan ningrat jajaran hartawan feodal kaum darah aristokrat keraton biru elite bangsawan golongan orang

EXAMPLE:

"The aristocracy enjoyed endless immense wealth and total privilege."

"Kumpulan petinggi sosial lapisan dewan darah pangeran biru priyayi kasta luhur istana kaum kasta atas kasta bangsawan elit kalangan pangeran dewan kaum biru ningrat kelas raja borjuis klan turunan adipati keraton ningrat borju elite biru darah asyik mabuk kemewahan leha tenggelam nyruput menyesap mengicip mendulang nikmati terbuai rasakan kecap menikmati menelan mencicip untung kemakmuran kuasa memonopoli mengangkangi kemakmuran tahta kemewahan laba modal kesenangan keistimewaan melimpah keuntungan gila privilese jaya luhur hidup kemudahan kaya gila hak mutlak porsi absolut absolut absolut super utuh wewengnya berlebih eksklusifnya bebas tunggal keistimewaan mutlak merdeka wewenang istimewa kemudahan gila gila luar."

VOCABULARY #17

Cavalry

Barisan korps prajurit penunggang sergap pasukan korps bala tentara pasukan laskar korps militer serdadu kuda kias tempur kuda batalyon balatentara asykari asikari

EXAMPLE:

"The charging cavalry instantly broke the enemy infantry lines."

"Bala satuan prajurit detasemen tempur serdadu regu tamtama kumpeni barisan prajurit serbu korps batalyon legiun serdadu infantri berkudanya laskar hewan penunggang satuan asikari kuda pasukan satria kuda tentara pacu perompak barisan perangnya laskar penunggang kuda rombongan tentaranya serbuan pacuanya merangsek dengan sontak secara amukan sekejap instan sporadis mendadak cepat serempak tangkas kilat lari menyapu merobek menyergap menggunting meretas mengacau bolong robek menyobek membongkar belah mencerai ambruk merusak buyar hantam menjebol runtuh berantakan memporak meluluh mengacak merusak menghancurkan pertahanan membongkar deretan perisai tameng parit tempur garis blokade kuburan barisan infantrinya parit prajurit musuh jalan tameng lawannya kubu seteru seteru rival musuhnya rival perlawan musuh tentaranya penantangnya rombongan tentaranya laskar infanteri tentara pejalan asikari laskar berjalan kompi kaki tentara infantri rival kombatanya prajurit jalan darat prajurit jalannya musuh darat."

VOCABULARY #18

Peasant

Orang kasta golongan kalangan merelarat papa tak jelata gurem wong punya hamba kelas bawah orang cilik proletar melarat proletar tani gurem rakyat tani miskin

EXAMPLE:

"The peasant toiled in the fields from dawn to dusk everyday."

"Pekerja buruh kasar kuli ladang serabutan proletarnya rakyat miskin petani kaum petani miskin hamba proletar petani kecil kuli pekerja kuli memeras kringat banting banting lelah berjibaku mati kerja ngoyo memeras keringat tulang capek lelah tulang peluh banting memforsir memeras banting raga peluh nyangkul menggarap keringat mati banting nyiksa keras peras bermandi peras ngoyo bertelanjang urat menyiksa peluh bekerja di tengah di petak tanah petak padang ranah lahan ladang area huma tegal pelataran sawah lahan sawah perkebunan membanting pada pelataran darat garapan petaknya tanah sejak menyingsing merekah pudar kelam menyingkap sinar terbit dini ufuk merah pecah sirna mentari kala terang pecah sorot terbit pagi dari waktu fajarnya terang terang terang menyingsing merah srek ufuk mentari shubuh fajar waktu fajarnya timur dari semenjak hingga sampai menenggelamkan petang muram temaram sendu hilang gelap remang tenggelam sore magrib senja turun senja buta memerah pudar waktu ufuk temaram gelap hingga pulangnya tenggelam menjelang hingga temaram tenggelam ganti malem."

VOCABULARY #19

Monastery

Wihara pusat pondok suci biara pengasingan rumah biarawan sanggar tapan ziarah rumah ibadat rumah pertapaan tempat kelenteng ibadat agama tempat suci biaran asrama sekolah tempat persemayaman rohani sanggar ibadat kuil pertapaan wihara

EXAMPLE:

"The monks retreated to the quiet mountain monastery to pray."

"Anggota jemaah sekawan rahib pertapa pendeta rombongan lama rohaniwan rohani biksu jamaahnya ulama rohani alim ulama biksunya para pendeta pemuka agamawan biarawan jamaah biarawan berdiam meminggir mengkarantina nyingkir nyingkir mempensiun kabur ngumpet bertapa sembunyi menarik mundur merelokasi diri bersemedi menjauh pindah diri mengasing bertapa bersemsedi bermukim singgah bertapa pindah menjauh pindah diri menjauhi bertapa pindah beralih mukim berhijrah lari menyendiri merenung bersemedi menyingkir menyingkir mengucilkan diri ke area lokasi pelataran ranah kompleks pusat wihara tempat padepokan rumah biara puncak rumah kuil biara suci pesanggarahan sepi pondok peribadatan tapan suci padas wihara puncak pegunungan sunyi karang hening yang sejuk asri ning puncaknya sepi bising tak padas tenteram sunyi tak senyap bungkam sepi senyap tentram guna bermaksud bertekad niat untuk dalam bakal merajut sembah sujud salat ngaji wirid puji salib bermunajat mendaras doa nyepi doa mantera membaca bermunajat sembahyang tafakur ritual beribadah berzikir berkhalwat tahajud tahlil nyepi."

VOCABULARY #20

Parchment

Kertas gulung dokumen media alas purba lontar perkamen jalinan buku usang gulung kertas daun gulungan tulisan naskah kertas pelapah surat kertas jaman kuno rontal daun kering

EXAMPLE:

"The ancient royal decree was carefully written on thick parchment."

"Dekrit naskah kitab warkah perintah kitab undang hukum surat manuskriptitah titah fatwa raja fatwa maklumat kuno kerajaannya ditulis aksara kitab digores dituliskan disalin digurat kaligrafi gurat kaligrafi ditoreh diketik dicatatkan disuratkan dipahatkan ditoreh digurat tertorehkan guratkan dirangkai dituliskannya ditulis tinta diguratkan menggunakan media dasar secarik kertas atas lambar serat lontarnya pelepah guratan manuskrip daun helaian pelapah lembar kulit batang perkamen lembar kulit kertas bahan tebal daun kering tebal pekat sangat tebal perkamen tebal yang super keras kuat dan teliti jeli secara telaten seksama awas pelan jeli rapi secara cermat saksama hati rapi rinci apik hati hati dan teliti seksama amat tekun mendetail terperinci waspada secara detail mendalam."

```